KSR PMI Unit UNP

KSR PMI Unit UNP

Kamis, 10 April 2014

Lomba Menulis dan Video Cerita Palang Merah Ku

Palang Merah Indonesia (PMI) mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk ikut meramaikan Peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia dengan berpartisipasi dalam Lomba Menulis dan Video. Lomba ini dilakukan secara online dan mengangkat tema “Cerita PMI Ku” sebagai bagian dari tema besar peringatan yaitu “My Red Cross/Red Crescent Story”.


Disadari atau tidak, masyarakat tentunya pernah berhubungan atau bersinggungan dengan PMI dan kegiatannya. Karena itu di lomba ini, PMI mengajak masyarakat dari berbagai profesi dan latar belakang (relawan, pegawai, jurnalis, ibu RT, siswa siswi, mahasiswa, dan sebagainya) tanpa batasan usia untuk mengingat kembali dan menceritakan kisah mereka tentang hal-hal, seperti alasan pertama kali bergabung sebagai relawan, mendonorkan darah untuk pertama kalinya, saat mendapat bantuan ketika bencana, ketika mengikuti pertolongan pertama, saat dipertemukan dengan anggota keluarga ketika terpisah saat bencana, alasan berdonasi untuk pertama kalinya, dan sebagainya.

“Selama ini tentu banyak cerita masyarakat yang pernah bersinggungan dengan PMI. Kami ingin mengapresiasi mereka dengan memberikan wadah untuk mengisahkan cerita mereka yang dapat menggugah rasa kemanusiaan orang lain. Kita bisa belajar dan mengambil pelajaran dari kisah-kisah mereka,” jelas Sekretaris Jenderal PMI Budi A. Adiputro.  

Melalui lomba, masyarakat dapat mengisahkan cerita ini melalui tulisan atau video dalam bentuk testimoni pendek. Tulisan dan video masyarakat yang memenuhi persyaratan lomba akan ditampilkan di http://ceritapmiku.blogspot.com dan Youtube Palang Merah Indonesia.
 

Periode lomba dilakukan sejak tanggal 8-30 April atau selama 22 hari dan berhadiah menarik. Informasi lomba dapat dilihat di http://ceritapmiku.blogspot.com atau website www.pmi.or.id, Fanpage Facebook Palang Merah Indonesia, dan Twitter @palangmerah. Pemenang lomba akan diumumkan pada 8 Mei 2014 bertepatan dengan peringatan melalui twitter, facebook, dan website PMI Pusat. 

sumber : pmi.or.id

Kamis, 03 April 2014

Nyanyian Sunyi Para Relawan

Pilihan sunyimu luluh lantakkan kesombongan
Kami yang gemuruh dalam hiruk pikuk wacana
Kenapa, mengapa, dan ada apa sang bencana
Dalam duduk nyaman sembari santap hidangan
.
Burung besi nyata telah jatuh tersisa kepingan
Dalam duka air mata yang tercinta ditinggalkan
Serpihan tanda tanya berserak untuk disatukan
Lalu menimbang yang termanis untuk disalahkan
.
Ini cuaca, awan bergulung tak dinyana….!
Karena sang pilot juga manusia lena…!
Jangan-jangan di sana ada durjana…!
Black Box! Black Box,…dia harus bercerita…!
.
Sukhoi dan julang tebing Salak satu dalam realita
Di sana bencana…
Langgamkan duka nestapa..
Bukan semata ajang duga analisa…
Apalagi tepukan riang tuk bercanda tawa..
.
Padamu yang bertaruh nyawa
Di bibir dan relung jurang menganga
Mengambil apa yang kami minta
Yang Kuasa mewakili apa yang terlupa
.
Selimut temali embun tidurmu adalah saksi
Ucapan terima kasih tak terperi
Sebah bonggol pohon pisang yang kau kunyah
Lambang kemuliaan tak terbantah
.
Segala rasa dan doa untukmu sukerelawan
Semoga terberkati dalam ikhlas hati berjuang
Mata air itu masih ada di antara duka air mata
Antara kami yang berwacana adu kepintaran
Seraya menikmati hidangan tersaji
Sembari membaca koran harian serta sajian televisi
.
Pada nyanyian sunyi para relawan
Terimalah akuan maaf hati
Juga ucapan terima kasih kami
Pilihanmu selalu katupkan angkuh diri

Dunia Kita, Aksi Kita




Dunia kita saat ini
Sadarkah Anda bahwa bahwa dunia tempat tinggal kita tengah mengalami beragam masalah? Sebut saja mulai dari bencana alam, krisis ekonomi, energi, pangan, mewabahnya penyakit menular, hingga perubahan iklim. Di Indonesia, bencana alam seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, dan tsunami melanda sejumlah wilayah. Penyakit flu burung, demam berdarah, dan malaria kian merebak hingga merenggut korban. Belum lagi dampak pemanasan global yang menyebabkan kekeringan, gelombang pasang, dan abrasi pantai di beberapa daerah. Kondisi ini secara langsung atau tidak, akan meningkatkan kerawanan masyarakat. Karena itu kita harus segera bertindak!

Apa itu Kampanye Global?
Kampanye Global adalah kampanye yang digulirkan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (Gerakan). Kampanye ini menyeru dan mengajak masyarakat luas untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan di bawah slogan Dunia Kita, Aksi Anda. Kampanye ini dimulai serentak di seluruh dunia tahun 2009. Dengan semangat kampanye global, setiap orang diyakini dapat membuat perubahan untuk dunia agar menjadi lebih baik. Saatnya Anda beraksi Tidak bisa dipungkiri, dunia sedang terluka. Saatnya kita melakukan aksi nyata. Sekarang juga!

Apa yang dapat Anda lakukan?
Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai anggota Gerakan di Indonesia mengajak Anda ikut serta dalam kegiatan kampanye global dengan melakukan aksi-aksi kemanusiaan melalui berbagai cara, antara lain:
1. Menjadi relawan. Selain dapat membantu sesama saat terjadi bencana, Anda juga dapat membantu kegiatan promosi serta penyuluhan tentang kesehatan dan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat.
2. Menanam pohon dan membuat lubang biopori sebagai salah satu upaya pengurangan risiko bencana banjir yang kerap kali terjadi.
3. Menjadi Pendidik Remaja Sebaya (Peraya) untuk mencegah dan menangani kasus HIV dan AIDS, khususnya di kalangan remaja. Remaja sangat rentan terkena HIV dan AIDS. Data Departemen Kesehatan tahun 2008 menyebutkan, remaja yang terkena penyakit AIDS mencapai sekitar 8 ribu dari 15 ribu kasus di Indonesia.
4. Menjadi donor darah sukarela. Kebutuhan darah di Indonesia mencapai 4,3 juta kantong per tahun. Saat ini kebutuhan tersebut baru terpenuhi 1,2 juta kantong per tahun. Di sisi lain, kebutuhan darah terus meningkat, terutama untuk kasus kecelakaan, pendarahan pada ibu hamil, dan kebutuhan bedah.
5. Menjadi donatur dengan menyumbangkan dana untuk kegiatan kemanusiaan melalui PMI. Sumbangan Anda akan digunakan untuk membantu masyarakat yang memerlukannya. 

sumber : pmi.or.id

Palang Merah Remaja




Anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan yang paling berisiko terkena dampak bencana. Kerentanan anak-anak terhadap bencana dipicu oleh faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko-risiko di sekeliling mereka, yang berakibat tidak adanya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Salah satu upaya yang telah PMI lakukan untuk mengarusutamakan kesiapsiagaan bencana dan pengurangan risiko dalam pendidikan sekolah adalah melalui mobilisasi jaringan Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan yang tersebar di 33 provinsi. Mulai 2006 PMI telah menjalankan program Sekolah Siaga Bencana. Program ini adalah upaya PMI untuk mempromosikan konsep kesiapsiagaan bencana dan pengurangan risiko bagi anak dan remaja sekolah melalui pengembangan program pemanfaatkan pendidikan ekstrakurikuler yang diterima oleh PMR serta menggunakan pendekatan kelompok remaja sebaya. PMR, sebagai anggota remaja PMI mempunyai peran dan peluang memengaruhi kelompok sebayanya, baik di sekolah maupun luar sekolah, untuk meningkatkan ketrampilan hidup sehingga dapat mengurangi masalah kesehatan serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana. Anak dan remaja bersama-sama bertukar informasi, mengidentifikasi masalah, merancang dan membuat kesepakatan solusi melalui kegiatan dan perilaku pengurangan risiko. Perilaku positif yang diawali sejak dini akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup mereka di masa mendatang dan memberikan pengaruh kepada perilaku positif orang dewasa.

Pencapaian Program Sekolah Siaga Bencana 

1.       Konsep, strategi, dan pendekatan Sekolah Siaga Bencana telah diperkenalkan dan diintegrasikan dalam Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di 13 provinsi.
2.       Peran PMR sebagai peer leader (model), peer support (dukungan) dan peer educator(pendidik sebaya) untuk pengurangan risiko, serta memfasilitasi kegiatan-kegiatan pengurangan risiko pada anak dan remaja.
3.      Anak dan remaja telah dilibatkan dalam proses pengkajian, pengambilan keputusan, perencanaan, pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko.
4.       Mendukung sosialisasi strategi pendidikan remaja sebaya dalam kesiapsiagaan bencana dan pengurangan risiko, PMI telah memproduksi manual Ayo Siaga Bencana bagi PMR, panduan fasilitator Ayo Siaga Bencana serta media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi).
5.       Di tingkat nasional, PMI telah memainkan peranan penting dalam Dewan Pengarah KPB serta aktif melakukan advokasi. Di tingkat kabupaten, PMI juga aktif melakukan advokasi dalam mengintegrasikan kesiapsiagaan bencana dan pengurangan risiko ini ke dalam kurikulum sekolah.

sumber : pmi.or.id

Tips Disiplin Terhadap Waktu


Kunci penting kesuksesan adalah DISIPLIN. Mau sukses…??? Harus bisa disiplin dalam segala hal. Disiplin mengatur waktu, disiplin dalam keuangan, sampai disiplin menjaga kesehatan.


Berbicara tentang disiplin memang mudah. Tapi mulai membiasakan diri untuk disiplin bukanlah hal yang mudah. Bentuk kedisiplinan paling dasar yang masih menjadi masalah banyak orang adalah DISIPLIN MENGATUR WAKTU.
Displin Mengatur Waktu bukan pokok bahasan yang mudah. Saya sendiri hingga saat menulis postingan ini, masih sangat sulit mengatur waktu. Bahkan sebenarnya, postingan ini juga adalah salah satu bentuk motivasi bagi diri saya sendiri untuk mulai berusaha mengatur waktu.

Semoga tips – tips berikut bisa membantu semua yang membaca (termasuk saya sendiri) agar bisa Disiplin Mengatur Waktu.
1.    Buat Perencanaan
Dengan membuat perencanaan, waktu yang digunakan akan semakin efektif. Anda memerlukan perencanaan harian. Tanpa perencanaan , anda akan menggunakan waktu menurut apa saja yang kebetulan singgah di meja kerja anda. Makin banyak waktu yang kita lewatkan untuk merencanakan suatu pekerjaan, makin sedikit waktu total yang diperlukan untuk menyelesaikannya.
2.   Selalu Pikirkan Prioritas
Dengan mengetahui pekerjaan yang prioritas, anda akan dengan mudah menentukan pekerjaan mana yang harus lebih dahulu diselesaikan. Jika prioritas pekerjaan hari ini hanya 3 jenis, anda tak perlu menuliskan 10 pekerjaan lain yang bukan prioritas. Masih ada hari esok. Dengan begitu, anda akan punya waktu untuk istirahat dan evaluasi.
3.   Jangan Menunda – nunda Pekerjaan
Kebiasaan menunda – nunda pekerjaan adalah penyakit buruk. Pekerjaan yang direncanakan untuk saat ini, lakukanlah saat ini juga. Jangan menunda. Menunda satu pekerjaan, otomatis akan ikut menarik pekerjaan – pekerjaan lain semakin jauh dari penyelesaian.
4.    Jangan Takut Mengatakan Tidak
Saat sedang melaksanakan suatu pekerjaan yang sudah direncanakan, pasti aka nada hal – hal remeh yang menggoda. Contohnya : saat saya sedang mengetik tugas, datang seorang teman yang mengajak ke toko buku melihat buku – buku terbaru yang baru saja dipajang. Masih ada banyak godaan lain. Mau disiplin….??? Yang perlu dilakukan hanyalah mengatakan tidak hingga pekerjaan yang sudah dijadwalkan itu selesai.
5.     Hindari “Multitasking”
Mungkin anda merasa mempunyai kemampuan “multitasking”, tapi tetap saja anda sendiri hanya bisa mengerjakan satu pekerjaan secara efektif dalam satu waktu. Anda tak akan bisa mengerjakan dua tugas sekaligus dengan intensitas perhatian yang sama.semakin fokus anda melakukan satu pekerjaan di satu waktu, akan semakin memuaskan pula hasilnya.
6.   Sediakan Cukup Waktu Yang Efektif Untuk Instirahat
Otak dan fisik manusia butuh waktu untuk refresh. Jangan bekerja non-stop tanpa istirahat. Faktor kejenuhan dan kelelahan akan menyebabkan timbulnya ketegangan secara mental dan fisik. Ketegangan itu bukan hanya akan berpengaruh pada hasil kerja, tapi juga berakibat fatal bagi kesehatan. Bayangkan berapa banyak waktu yang terbuang saat anda terbaring sakit tak berdaya karena kelelahan bekerja.
7.   Berusahalah Untuk Selalu Efisien dan Simpel
Tak perlu menghabiskan waktu untuk merumit – rumitkan sesuatu. Saat anda berpikir dengan cara yang lebih sederhana, anda akan lebih mudah menemukan cara untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Anda tak perlu membuang banyak waktu untuk memikirkan jalan keluar yang rumit dan malah bisa membawa masalah baru.
8.     Jangan Terpaku Pada Lama Waktu Yang Direncanakan
Jika pekerjaan yang anda rencanakan memakan waktu 2 hari, bisa diselesaikan dalam waktu 1 hari, jangan menunggu hingga hari berikutnya untuk memulai pekerjaan lain. Anda bisa mengambil sedikit waktu istirahat, dan memulai pekerjaan beriikutnya lebih awal.
9.     Manfaatkan Alat Bantu
Jangan ragu untuk menggunakan alat bantu dalam mengatur waktu. Sekarang sudah banyak dijual produk alat bantu dalam manajemen waktu, seperti agenda, to do list, dan lain – lain. Jika anda cukup canggih, anda bisa mendownload software time manajemen yang sudah banyak disediakan secara gratis. Dan tetap giat, alat – alat itu bertugas untuk mengatur waktu anda, bukan menghabiskan waktu anda.
Time is money, waktu adalah uang. Mulailah mengatur waktu anda dan jadilah sukses. Semoga postingan ini berguna bagi anda (dan tentu bagi diri saya sendiri…)